Kriteria Penting dari Terbentuknya Smart City

Kriteria Penting dari Terbentuknya Smart City

Perkembangan teknologi yang semakin ke depan membuat impian untuk mewujudkan smart city di Indonesia dapat dilakukan. Perlu perencanaan yang matang untuk bisa menjalankan program kota yang smart. Sebelum itu perlu untuk mengetahui terlebih dahulu kriteria penting untuk dapat membentuk kota yang smart.

  1. Sumber Daya Alam

Kriteria yang perlu dilihat ada atau tidak untuk mewujudkan kota yang smart adalah sumber daya alam. Keberadaan sumber daya alam yang berpotensi dapat dilihat dari adanya tempat objek wisata yang dapat terus dikembangkan.

Ini akan menjadi investasi daerah sebagai pemasukan untuk dapat menjalankan program kota yang smart. Potensi sumber daya alam ini dianalisa tidak akan pernah habis dan terus dapat memberikan output yang diperlukan untuk mendukung program.

  1. Sumber Manusia

Kriteria yang juga perlu menjadi pertimbangan dalam membentuk smart city adalah keberadaan sumber manusia. Penting untuk melihat kemampuan masyarakat dalam hal menerima perubahan. Bisa melakukan observasi seberapa besar masyarakat mampu untuk menerima sebuah perubahan.

Penilaian bisa dilakukan dengan melihat tingkat kreativitas masyarakat dan kemampuan masyarakat untuk melakukan inovasi. Sumber daya manusia yang memiliki potensi terbaik akan membuat sebuah kota terhindar dari kemiskinan.

  1. Pendidikan

Bobot pendidikan di sebuah daerah juga menjadi kriteria untuk menciptakan kota yang smart. Ketika tingkat pendidikan di sebuah kota dikatakan baik, maka itu menandakan kota tersebut siap untuk maju dan menjalankan sistem kota yang smart. Tingkat pendidikan ini bisa dilihat dari prestasi peserta didik atau pun dari minat baca sebuah kota.

  1. Pelayanan Prima

Sebuah kota yang smart harus memiliki pelayanan publik yang prima. Sebuah pelayanan yang terbaik dengan memenuhi kebutuhan masyarakat. Seperti pelayanan di rumah sakit yang sering sekali menjadi kebutuhan. Pelayanan birokrasi pemerintahan yang transparan. Sebuah kota dengan pelayanan publik yang prima akan mendapatkan respon terbaik dari masyarakat.

  1. Infrastruktur

Kesiapan kota yang smart dapat dilihat dari infrastrukturnya yang memadai. Wilayah infrastruktur ini terlihat dari kesanggupan kota untuk mengelola data yang akan digunakan. Hal ini tentunya dilihat dari kekuatan sebuah kota dalam bidang IT yang dimilikinya. Ini memerlukan komitmen dari kementerian data dan informatika dan berbagai instansi lainnya.

  1. Angaran Kota

Sebuah program smart tidak akan berjalan jika sebuah kota tidak memiliki kekuatan dalam anggaran yang tersedia. Hal ini tentu saja menjadi pertimbangan yang penting. Jika anggaran tidak memadai atau tidak dilakukan analisa dengan baik, maka akan membuat program ini berhenti ditengah jalan.

Analisa anggaran ini bisa dilihat dari ketersediaan dana APBD, pengelolaan pendapatan kota dari objek wisata, dan kemampuan ekonomi masyarakat. Jika anggaran sudah memadai dan dapat terpenuhi dalam waktu lama, maka program akan berjalan dengan lancar. Hal ini perlu diperhitungkan dengan akurat dan transparan.

  1. Transportasi

Keberadaan transportasi di sebuah kota dapat memenuhi kriteria kota yang smart, jika kendaraan bisa didapatkan dengan mudah. Masyarakat atau pun wisatawan tidak akan kesulitan untuk menuju kesuatu tempat. Nantinya transportasi di sebuah kota yang smart akan dibuat tersistem, sehingga bisa dilakukan pemesanan secara online. Masyarakat akan lebih dimudahkan.

Smart city merupakan sebuah kota yang akan memberikan manfaat dengan berbagai kemudahan untuk masyarakat. Anda akan merasa terbantu untuk berbagai keperluan. Suasana kota menjadi lebih teratur. Cara untuk mewujudkan hal ini bisa dilakukan dengan bekerja sama dengan Lintasarta. Menyediakan jasa untuk berbagai konsep dan solusi terciptanya kota yang smart.

Tags: , , , , ,

shares